Pelatihan Pranatacara Tingkat Kabupaten Gunungkidul di Desa Ngawis

ROHMAD WIDODO 26 September 2019 09:01:10 WIB

Sida Samekta, Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan sumber daya yang ada pada Perangkat Desa dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kebudayaan  melakukan pelatihan-pelatihan di beberapa Desa untuk memberikan pengetahuan akan pentingnya pelatihan Pranatacara. Dan kemarin Selasa dan Rabu tanggal 24-25 September 2019 jatah Desa Ngawis untuk mendapatkan pelatihan pranatacara. Dalam pelatihan tersebut menghadirkan 30 peserta dari unsur Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Karangtaruna Desa, dan PKK.

Semua antusias untuk mengikuti pelatihan tersebut dikarenakan jarang sekali bahkan belum ada pelatihan seperti ini dan baru kali ini diadakan. Selama 2 hari peserta akan dilatih bagaiman dasar-dasar dalam tata cara sebagai pranatacara dan juga peserta akan praktek pidato seperti pelaksaan tradisi adat jawa yaitu Pawewahan Pangantin ( hajatan pernikahan). Pidato tersebut membutuhkan 4 peserta didalam 1 kelompok dengan tugasnya sebagai berikut : 1. Panacara ( pembawa acara) 2. Pambgyo Harjo ( Sambutan Tuan rumah) 3. Pasrah temanten ( penyerahan pengantian pria) 4. Panampi ( menerima penyerahan pengantin pria).

“ Saya sebagai orang awam dalam hal pidato bahasa jawa, namun saya sangat tertarik setelah mendapatkan pelatihan ini, karena banyak sekali tantangan bahasa yang harus dicermati dan dilatih oleh lidah kita. Bahasa Jawa memang tak semudah bahasa Indonesia namun sebagai orang yang tinggal disini ya harus mampu menguasai bahasa Jawa, karena ini sudah menjadi tradisi kita. Mudah- mudahan tidak sampai disini dan mungkin ada kelanjutan lagi dari pelatihan ini. Dan kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kebudayaan yang telah melatih kami sampai kami bisa mempratekannya dan semoga berguna di masyarakat.” Kata Ari Prabowo salah satu peserta pelatihan .

Pemerintah Desa berharap setelah pelatihan ini di Padukuhan masing-masing tidak lagi kebingungan setiap ada acara. Karena masih mengandalkan beberapa orang yang notabene itu-itu saja dan mudah-mudahan ada generasi muda untuk meneruskannya.Dan setelah pelatihan dapat langsung dipraktekan dilingkungan masing-masing. Wid

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung